Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Obsesi Ibuku yang Mencelakaiku 3 Terbaru
Diantara suara berisik dari kamar sebelah,aku memejamkan mataku dan terlelap. Besoknya,aku bingung saat ibu berkata dia dan aku menginap lagi hari ini. “nanti malam kamu akan diisi lagi”kata ibu. Siang itu,aku akhirnya dibawa mbah 1 ke sawah,mengambil singkong,ikan dan lainya. Sementar mbah2 yang lain pulang dulu sambil membawa keperluan untuku.![]() |
| Obsesi Ibuku yang Mencelakaiku 3 |
sekitar jam delapan,mbah 1 kembali membawa ibu. “kamu kalau mau liat,boleh,hayo”kata mbah. Aku kemudian duduk dibale,menghadap ranjang,ibuku duduk di tepi ranjang,dikiri kanan si mbah3 dan 4 duduk besila kumat-kamit. Dibawah kaki ibu ada satu dupa menyala,baunya menyengat,mengasapi badan ibu,saat itu mbah 1 membaluri ibu dengan minyak,sambil jampe. Sesekali mbah menyodorkan dupa yang lebih kecil,sambil menaburkan tembakau,hingga keluar asap,dan sesekali dia mendekatkan asap itu ke hidung ibu. Aku ingat mbah 2 pernah memberiku asap itu. Setelah kira2 setengah jam,mereka membawa ibu ke kamar mandi. Mbah 2 mengajaku keluar. Kulihat jalan ibu sedikit sempoyongan dan sesekali tersenyum saat kembali ke kamar. “liat lagi yu mbah”kataku.”nanti,ada giliranya. Beberapa saat kemudian semua mbah didalam masuk kamar mandi bergantian dan kembali ke kamar besar itu.”giliran dia”kata mbah 1. Aku kemudian disuruh membuka seluruh pakaianku,mbah 2 lalu memadikanku. Setelah itu saat keluar wc,aku disambut mbah 1 dengan tubuh tampa sehelai kainpun, aku kemudian dibawa kekamar. Di ranjang,kulihat ibu berbaring dengan menekuk kaki percis seperti mau melahirkan,disamping kanan kirinya mbah3 dan 4 duduk tampa penutup pakaian. Satu tangan mereka meremas-remas payudara ibu. “naik le,gpp tenng aja”kata mbah 1.mata ibu sedikit* terpejam.senyum sesekali tersungging di mulutnya.perlahan aku disuruh mendekatkan kontolku ke momok ibu,badanku bergetar,mbah 1 memdorong pungguku pelan dari belakang,perlahan aku berjalan dengan lututku makin mendekatkan kontolku.sesaat mbah membaluri kontolku dengan miyak,dan memijat-mijat,kemudian dia mengesek-gesekan kontolku ke bulu hitam ibu. Perlahan kontolku bergerak.berdiri,kemudian oleh mbah ditusuk-tusukan ke lubang momok, kontolku makin mengeras.”bagus le”bisik mbah.dan kemudian tangan mbah mendorong pelan pantaku,hingga pelan kontolku masuk ke lubang momok ibu.”nah ndok,sekarang giliran kamu,hisap kuat kuat”kata mbah saat itu kurasakan momok ibu berdenyut,dan seperti menghisap kontolku. kulihat tangan ibu menekan kuat pahanya,aku membungkukan badanku sedikit.”apa seperti di hisap le”bisik mbah.”iya mbah,ahh”bisiku. Mbah mendorong pantaku,hingga kontolku habis semua masuk kedalam momok ibu.”hayo ndok,hisap kuat-kuat”kata mbah,ibu menarik nafas panjang,kemudian kurasakan kontolku seperti disedot,sementara batangku seperti diremas daging yang sangat hangat.”mbah,mbah”bisiku. “gpp le,rasakan aja,pejamkan mata kamu”akupun menejamkan mataku,kepala kontolku kurasa makin membesar,akhirnya akupun tak kuasa dan,ahh,ahh…aku mendesah sambil terjerembab diatas badan ibuku sendiri. “aduh mbah ngilu,udah”kataku karena kurasakan kontolku seperti terus dihisap,hingga kurasakan spermaku kering.perlahan mbah mencabut kontolku. sudah,kamu pakai baju dan tidur. Aku melangkah lemas. Tenagaku seperti terkuras habis,entah aku langsung terlelap hingga subuh tiba.
saat bangun,aku terus memikirkan kejadian semalam.benarkah yang telah ku perbuat,betapa bejatnya aku,fikirku. Tak lama,kudengar suara berisik dikamar beasr.akhirnya satu persatu mereka bangun. Saat masuk kekamar,kulihat ibuku seperti bercahaya. Dia tersenyum dan menyuruhku mandi. “udah yang terjadi jangan diingat-ingat ya,biarkan aja”kata ibuku saat melihatku melamun.
Pagi itu mbah ke 4 pergi,dan sekitar jam 11 dia kembali dengan membawa wanita muda,usianya sekitar 20 tahun,katanya pasien baru yang ingin awet muda. Siang itu,aku banyak minum ramuan aneh pemberian mbah.setelah makan. Sekitar jam 1,mbah 1 menyuruhku masuk ke kamar. Ibu menunguku di ruang tamu,ditemani mbah 2 dan 3. “gpp,buat bikin kamu nanti gamapang jodoh dan rezeki”kata mbah,sambil melirik ibu kemudian membawaku masuk ke kamarnya. Saat masuk,aku melihat wanita yang dibawa mbah 4 telah berbaring tanpa pakain sehelaipun. Ajntungku berdegup kencang,mbah menyuruhku membuka pakaianku,setelah aku telanjang,mbah berbisik.”semalam kamu ingat kana pa yang kamu rasakan”kata mbah,aku mengangguk.”nah sekarang naik lagi kayak semalam”katnya menuntunku,wanita itu tersenyum malu-malu menatapku. Sesaat kemudian,kurasakan kontolku mulai bergerak saat melihat momok wanita itu,kontolku makin bertambah keras,saat kudekatkan ke momoknya,dan akhirnya,perlahan,aku masukan kontolku ke lubang yang menganga didepanku. Mbah kemudian memaju mundurkan pantatku.aku terus mengenjot wanita itu,sampai kira-kira 15 menit kemudian,tubuhku mengejang,dan spermaku muncrat didalam lubang momok wanita itu.
Mbah memngelap kontolku,lalu menyuruhku berpakaian.dengan penuh keringat,aku keluar dan duduk di kursi dapur.ibu menghampiriku dan member minum.mbah 2 menghampiriku.”nah le,sama semalam enak mana?bisiknya.”yang malam mbah”kataku.”bedanya apa?tanyanya kemudian.”kalau malam kayak dihisap mbah”bisiku. “nah,itu bedanya yang di beri jampe sam enggak”aku hany mengangguk,kulihta ibu hany senyum2 saja.”kamu kan baru seminggu 13 tahun,nah itu hadiah dari mbah”kata mbah 1.”kalau dari mbah,nanti malam mbah bikin besar burungmu le”kata mbah 2.aku hany mangut-mangut.
Sekitar jam 7.mbah 2 memadikanku.dia kemudian mematrai aku. Kamar depan jadi sesak penuh asap. Setelah itu kontolku di bungkus daun bamboo,kira-kira satu jam,aku di rendam di bak berisi bunga. Setelah itu,kontolku diganti di bungkus dengan daun jati.sambil terus asap mengepul dari bawah pantatku. Tubuhkupun dibungkus denagn daun pisang. Semau dikerjakan mbah ke 2 di bantu mbah ke 4. Sementar ibu berada dikamar bersama mbah ke 1,ke 3 dan wanita muda itu. *Mungkin sekitar pukul 2 semua ruatan selesai. Dan aku langsung terlelap.
Baru hari siang kami pulang, saat tiba di rumah,nenek langsung menyambut kami bahagia. “waduh,mbok kira ad apa2”kata neneku. Dia terus melihat wajahku. “kamu kok lain le”kata nenek sambil terus memandang wajahku.saat di kamar mandi,aku terus memperhatikan kontolku,tapi sepertinya tak ada perubahan,walau kepalanya keliatan besar,tapi besoknya,kulihat sedikit berubah,seperti mengembung,dan seminngu kemudian,aku makin melihat perubahanya,apalagi ketika tegang,kepalanya seperti jauh lebih besar dan bulat. Dan makin teras lebih keras. Rasa penasaranku makin bertambah,akhirnya aku kocok kontolku,dan sat keluar air maniku,kurasakan deyutanya hingga ubun2ku,bahakn kulihat kepala kontolku kembang kempis seperti insang ikan.
Perubahan lain,aku lihat ibuku makin banyak teman,bahkan ibu tak pulang tampa member tahu aku atau nenek kemana dia pergi. Kira-kira sebulan setelah kunjungan terahir,kami datang lagi ke tempat mbah.”wah,kirain sudah lupa sama mbah”kata mbah.”ya,kami kan janjinya sabtu awal bulan datang”kata ibu. “yang lain man mbah”kat ibu.”mungkin malam,kalau mereka ingat”kata mbah. Aku lihat ibuku bertingkah aneh di depan mbah,”kamu tunggu disini ya,ibu ada penting sama mbah”kata ibu,kemudian menarik mbah ke kamrnya.hari masih sekitar jam 5,tapi kemudian kudengar desahan ibu di kamr mbah.
Saat* mbah ke 3 dan 4 datangpun,mereka masih di kamar.”mbah itu mana”kataku.”kayaknya baru besok le”kata mbah ke 4. Tak lam ibu keluar diikuti mbah.”gaman ada perubahan le”kata mbah ke 4,aku menganguk.”belum di tes ya”katnya bergurai. Aku mengeleng.”ya dah,gpp,gak ganggu ini gak diapke juga”kata mbah ke 4.
Malam hari,saat mereka bergumul,aku hany diam dikamar,tapi kemudian mbah ke 4,dia lalu membawaku kedalam.disana sambil cekikikan ibu menjilati kontol mbah ke 1 dan ke 3. Mbah ke 4 kemudian mengumuliku di ranjang bale. Ibu hany senyum melihat kami.perlaha kurasakan kontol mbah 4 masuk ke pantatku.sesaat kemudian,aku dibawa mendekati ranjang,aku terus melihat kontol mbah 1 yang besar sekali”kenapa le,mau”kata mbah 1,aku hany senyum.kemudian aku lihat mbah 4 menyodok panta ibu. Dan dibawanya mbah 3 meyodok momoknya.”siini le”kata mbah 1 dan perlahan aku terlentang disamping mereka yang bergumul,perlahan mbah memasukan kontolnya,agak susah,tapi kemudian kenikmatan luar biasa kurasan,walau hany setengah kontol mbah masuk.mbah terus menyodoku lama. Sesaat kemudian kulihat mbah ke 3 dan 4 mengejang,dfan akhirnya perlahan bangkit dan mencabut kontol mereka.kulihat ibu terkulai berbaring di kasur,saat mbah2 itu bernjak turun dari kasur. mbah 1 mencabut kontolnya,dan kemudian berpindah,measukan kontolnya ke momok ibu.aku terus menatap mereka,samapi kemudian mbah menarik tanganku. Hayo le masukan,katanya,perlahan,aku dekatkan kontolku yang sudah tegang ke momok ibu, untuk ke dua kalinya,kembali aku mengenjot ibuku.sesaat kemudian,mbah 1 memasukan kontolnya ke pantatku. Kuraskan nikmat yang luar biasa.”tarik nafas dalam2,supaya air maninya tak cepat keluar”kata mbah 1 mengingatkanku kepada yang diajarkanya dulu. Tapi akhirnya,akupun tak kuasa menahan spermaku dan kemudian,aku terjerembab diatas tubuh ibu,kurasakan spermaku keluar banyak sekali,sampai tumpah dari mulut momok ibu.rasa nikmat luar biasa kurasakan. Akhirnya aku meninggalkan mbah dan ibuku melanjutkan pergumulanya.
Sejak itu,sesekali setiap bulan kami mengunjungi mereka. Bahkan setelah ayahku meninggal dan meninggalkan warisan yang banyak untuku.. Biasanya,aku melayani mbah ke 2 atau ke 4. Dengan ibu,aku tak pernah melakukanya lagi. Sesekali aku merasakan kenikmatan wanita yang datang berobat ke mereka. Sedang ibu sepertinya telah* terpikat oleh mbah 1.bahakn akhirnya ibu bisa samapi 3 kali dalam sebulan bertemu mbah1. Tapi disamping itu,kadang ibu suka mendapat lelaki muda yang masih sekolah. Aku sendiri,makin mudah mendapatkan wanita setelah aku masuk sma bahkan sesekali seorang pria…..(tresno/brebes)




