Airin Ketangkap Sedang Bercinta Dengan Pria Lain

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Airin Ketangkap Sedang Bercinta Dengan Pria Lain Terbaru

Hendro adalah suami Airin sahabat istriku dia baru pulang dari LA dan kebetulan adikku titip barang buatku, sudah hampir 10 hari Airin menilponku untuk mengambil barangnya tetapi aku masih belum sempat juga, sampai tadi pagi Hendro sendiri yang meneleponku, aku jadi sungkan maka kuputuskan untuk mengambilnya siang ini.

Rumah Hendro yang di Kemang ini letaknya agak ujung meski demikian, halaman rumahnya sangat luas dan menyenangkan sekali. Ketika aku sampai dirumahnya, tak kulihat Mercy Hendro yang biasanya parkir digarasinya. Yang ada hanya BMW putih milik Airin serta sebuah jip Pajero yang diparkir agak jauh dari halaman. Dengan bersiul siul aku turun dari mobil dan menuju pintu masuk rumah Hendro, kulihat pintu itu tertutup dan tak seorangpun yang nampak.
Airin Ketangkap Sedang Bercinta Dengan Pria Lain
Airin Ketangkap Sedang Bercinta Dengan Pria Lain
Kupencet bel dipintu, tapi tak seorangpun yang keluar, bila ada mobil didepan, berarti mestinya ada orang didalam rumah itu, aku menduga pasti Airin sedang sibuk dikamarnya sehingga tak mendengar kedatanganku. Karena sudah seringkali berkunjung jerumah ini, maka aku langsung saja menuju pintu belakang untuk mencari orang yang ada dirumah, karena Hendro sudah bilang kalau dia atau Airin tak ada, maka paketnya akan dititipkan pada yang dirumah. Benar dugaanku, pintu belakang terbuka, tetapi didalam senyap sekali, hanya sayup sayup kudengar suara musik dari dalam.

Aku jadi kuatir, apakah terjadi sesuatu dengan Airin, dengan pelan pelan aku masuk dan mencari sumber suara itu. Rupanya suara itu datang dari salah satu kamar diruang atas, maka aku segera naik keatas yang kuketahui sebagai kamar pribadi Hendro dan Airin.Dengan langkah pelahan aku menuju sumber suara musik yang lembut itu, kulihat pintunya tidak ditutup rapat sehingga suara musik itu dapat terdengar sampai diruang bawah. Ketika kuintip dari celah pintu yang terbuka, aku tak dapat melihat apa apa, karenanya aku mendorong pintu itu lebih lebar lagi agar aku dapat melihat apa yang ada dalam kamar itu……..

Aku benar benar terkejut ketika aku berhasil melihat kedalam kamar itu….kulihat Airin yang telanjang bulat sedang berpelukan dengan seorang pria yang masih berpakaian lengkap. Aku belum dapat melihat wajah si pria, tetapi dari bentuk badannya dapat kuperkirakan bahwa pria ini masih sangat muda dan berperawakan tinggi.

Pria itu asyik sekali menciumi buah dada Airin yang putih montok itu, aku berdebar debar menyaksikan semua ini, tak kusangka bahwa Airin yang selama ini kelihatannya alim ternyata suka menyeleweng, memang selama ini aku sering juga membayangkan kecantikan Airin, tubuhnya tinggi besar dengan profil seperti perempuan India, kulitnya putih bersih dengan badan yang agak sedikit kegemukan, tetapi wajahnya cantik sekali dengan mata yang sayu dan bibir yang selalu basah, cantik sekali.

Apa yang kulihat saat ini membuktikan kalau seleraku pada Airin tidak keliru, badan Airin benar benar mulus, meskipun perutnya agak gendut dan pinggangnya lebar, tetapi jembutnya amit amit lebat sekali menutupi nonoknya sampai mencapai pusarnya, belum lagi ketiaknya rimbun sekali. Si pria itu dengan telaten menciumi buah dada Airin serta meremas remasnya dengan kalem sekali, dari jauh kulihat lidahnya menjulur julur menjilati puting susu Airin dan terus bergerak kebawah sampai kepusar Airin, diantara suara musik kudengar erangan Airin yang merasa keenakan dengan rangsangan yang diberikan oleh pria muda itu.

Aku mengagumi ketelatenan pria itu, karena ia benar benar kalem, karena semua gerakannya yang serba tenang itu pastilah membuat Airin jadi tambah bernafsu. Ketika ciuman sipria itu mencapai bagian selangkangan Airin, kudengar Airin merintih agak keras, rupanya sipria itu mulai menjilati nonok Airin yang sudah merekah penuh dengan cairan itu.

Jilatannya sungguh membuat aku terkagum kagum, ia dengan tenang mengangkat kedua kaki Airin tinggi tinggi sehingga nonok Airin jadi terangkat keatas, kemudian pria itu mengambil bantal dan mengganjalnya dibawah pantat Airin.

Dengan posisi seperti itu ia mulai menjilati belahan nonok Airin sampai kelubang dubur Airin. Airin kulihat hanya bisa menggerak gerakkan pantatnya saja, rupanya ia benar benar kegelian oleh service yang diberikan oleh sipria itu.

Mendadak Airin berusaha untuk bangkit, si priapun lalu mendekati Airin yang membisikkan sesuatu ketelinganya. Mendengar itu sipria yang ternyata seorang anak muda dengan wajah yang tampan sekali lalu tersenyum dan mulai membuka pakaiannya. Aku jadi tambah kagum dengan anak muda yang bersama Airin ini, karena ternyata kontolnya juga hebat meskipun kuperkirakan tidak sepanjang kepunyaanku, tetapi bentuknya kekar dan ujungnya yang pelontos kelihatan lebih besar dari batang kontolnya sehingga menyerupai jamur.

Begitu ia sudah telanjang dengan ****** ngaceng yang mendongak keatas,ia segera mendekati Airin yang sudah berbaring terlentang itu, kemudian ia mendekatkan kontolnya kedekat wajah Airin sementara ia sendiri mendekatkan wajahnya kedekat nonok Airin.

Dengan posisi tersebut keduanya bebas untuk saling menikmati alat kelamin pasangannya. Benar saja, dengan rakus Airin memasukkan ****** sipria tadi kemulutnya dan menghisapnya sambil memejamkan mata, sementara sipria kembali lagi asyik dengan menjilati nonok Airin yang menganga itu. Aku lebih tertarik dengan cara sipria itu menjilati nonok Airin, karena kulihat lidahnya yang panjang itu menjulur masuk kedalam liang nonok Airin dan bukan sekedar menjilati tepi tepi nonok Airin yang sudah membengkak itu. Kulihat itil Airin justru dibiarkannya menganggur sehingga kadang kadang justru Airin yang mengulurkan tangannya untuk menggosok itilnya sendiri.

Benar benar hebat anak muda itu, kontolnya yang lurus itu dengan lancar masuk kedalam mulut Airin dan ketika dikeluarkan, Airin menarik kulitnya kebawah sehingga ujungnya yang seperti topi baja itu terbuka lebar, dengan guratan yang dalam memisahkan ujung ****** dengan batangnya. Dipusat rasa geli itulah Airin menjulurkan lidahnya dan menjilatinya berulang ulang sampai sipria itu menggeliat geliat menahan geli.


Aduh betul betul gila yang dilakukan orang orang ini, aku sudah tak kuat menyaksikan semua ini, kontolku yang ngaceng sampai terasa sakit karena terjepit celanaku, tetapi aku tak dapat berbuat apa apa kecuali melihat saja.

Hebatnya mereka betul betul menikmati permainan pendahuluan ini, karena sampai sebegitu lama belum kelihatan gelagatnya mereka akan mulai bersetubuh yang sebenarnya. Aku makin yakin kalau Airin adalah seorang hyperseks, aku merasa benar benar kecolongan, karena tak pernah kusangka kalau Airin begitu hot dan akhli dalam hubungan seks.

Isteriku yang selama ini kuanggap jago, ternyata masih belum ada seujung kuku dibanding dengan Airin, padahal bila dilihat dari posturnya, maka isteriku adalah seorang seks maniak, karena isteriku agak bungkuk dan aku diam diam juga tahu kalau isteriku juga suka main dengan pria lain, tetapi selama ini aku diam saja karena teman mainnya rata rata orang yang dari kalangan atas dan aku yakin kemampuan mereka tidak diatasku.

Kenapa isteriku kok mau main main dengan mereka, penyebabnya hanya satu, isteriku juga menyukai avontuur, jadi hubungan seks yang sifatnya curi curi itu sangat disukai oleh isteriku. Akupun juga suka seks seperti ini, tetapi sampai saat ini aku dan isteriku belum pernah saling terbuka, mungkin kalau kami bisa terbuka maka makin banyak kenikmatan yang bisa aku reguk.

Lamunanku jadi buyar ketika kulihat Airin berdiri sambil melap nonoknya dengan sehelai handuk, sementara si pria itu berdiri juga disampingnya sambil memperhatikan semua gerakan Airin. Selesai membersihkan nonoknya Airin berjongkok didepan sipria dan mulai lagi mengulum ****** si pria itu, dari kejauhan kulihat si pria memegang kepala Airin yang sudah menelan habis batang kontolnya itu.

Rupanya Airin hanya sekedar membersihkan ****** sipria itu agar tidak berlendir karena setelah itu ia mengeluarkan ****** si pria itu dan langsung memeluk sipria sambil berdiri serta mengangkat kaki kirinya keatas tempat tidur. Dengan posisi seperti itu, si pria muda menggenggam kontolnya sendiri dan menepatkannya diantara selangkangan Airin, setelah dirasakan sudah masuk Airin langsung mengangkat kedua kakinya dan melingkarkan kepantat sipria sementara dari belakang kulihat ****** sipria itu lenyap diantara selangkangan Airin.

Dengan sambil memegang pantat Airin dan Airin merangkulkan tangannya dipundak keduanya asyik berciuman.

Aku benar benar tak tahan, aku pergi menjauh dari kamar itu dan mengeluarkan handphone untuk menghubungi Airin dikamarnya itu, aku sudah benar benar nekad ingin ikut nimbrung dalam permainan itu, dan aku sudah tidak memikirkan akibatnya lagi,rasanya apapun yang terjadi aku akan hadapi yang penting ngacengku ini bisa hilang.

Dari kejauhan kudengar tilpon Airin berdering, tetapi tidak juga diangkat, aku yakin bahwa Airin sedang menguber kenikmatan jadi dia agak acuh dengan dering tilpon itu, tetapi aku tak mau kalah aku juga terus menunggu… Akhirnya telepon itu diangkat juga, jantungku dag dig dug karena tegangnya, "Hallo….siapa ya ?" kudengar suara Airin yang agak serak dan mendesah. Aku yakin Airin menerima tilponku itu sambil terus bersetubuh, " Airin ya…ini aku Roy, kenapa sih kok lama menerimanya ?" "Oh Roy, maaf aku sedang dikamar mandi, ada apa Roy, apa kamu mau ambil paket dari LA ?" Dalam hati aku tertawa mendengar kebohongan Airin itu, "Nggak Rin, kok rasanya suaramu aneh sepertinya kamu sedang menikmati sesuatu gitu lho" Sambil berbicara begitu aku kembali mendekati pintu kamar tadi, ketika kuintai benar dugaanku, tubuh Airin masih bersatu dengan tubuh sipria itu, tetapi sekarang posisinya lain, sipria itu berbaring sementara Airin duduk dipangkal pahanya, aku yakin bahwa saat itu ****** sipria terbenam dalam nonok Airin.

Mendengar perkataanku Airin tertawa " Menikmati apa Roy ?" Barangkali aja kamu sedang main dengan Hendro ya ?" Airin tertawa dan berkata lagi "kamu ini ada ada saja Roy", aku lalu menjawab dengan agak berbisik " Rin, aku sebenarnya sudah dalam rumahmu, aku sudah lihat kamu main main sama cowok dikamarmu, aku sekarang nunggu kamu dikamar sebelah, cepetan deh" Tanpa menunggu jawaban Airin, tilpon kututup dan aku masuk kekamar sebelahnya dan menunggu dengan berdebar debar.

Lebih dari lima menit Airin tidak juga kunjung muncul, aku jadi berpikir apakah dia menyelesaikan hajatnya terlebih dahulu ataukah dia lagi bingung menyuruh sicowok itu untuk pergi. Tapi aku yang sudah terangsang nggak karuan ini langsung aja mencopot celana panjangku dan dengan separuh telanjang karena bajuku masih kupakai aku duduk dikursi sambil mengelus elus kontolku yang rasanya jadi tambah panjang dari biasanya itu.

Saat itulah pintu kamar terbuka dan Airin masuk kekamar itu, wajahnya pucat pasi dan gemetaran, Airin hanya memakai duster yang kelihatan sekali kalau didalamnya dia tak memakai apa apa, karena kulihat susunya bergerak gerak ketika ia berjalan. Airin dengan wajah pucat mencoba untuk tersenyum melihat aku yang separuh telanjang itu. Tanpa banyak bicara aku langsung berdiri dan mendekati Airin, aku langsung merangkul Airin dan menciumnya.

Airin diam saja, entah karena perasaan takut atau bagaimana, aku tak perduli aku langsung membuka dusternya sambil bertanya, "Dimana anak tadi Rin ?" Airin tak menjawab, begitu duster Airin terbuka benar dugaanku Airin tak memakai apa apa dibalik duster itu, aku langsung mengulum pentil susunya yang coklat itu dan tangannya kubimbing agar memegang kontolku yang panas itu.

Airin tetap diam saja, kudorong Airin keatas tempat tidur yang ada dikamar itu dan begitu ia sudah terbaring langsung kukuakkan pahanya dan kucobloskan kontolku.

Tiba tiba saja Airin berkata "Roy apa cukup masuk dipunyaku, hati hati lho " Aku membatalkan untuk memasukkan kontolku langsung, lalu aku mengambil ludah dengan jariku untuk kuoleskan keujung kontolku, setelah kulihat basah dan licin barulah kumasukkan lagi diantara bibir nonok Airin yang membengkak itu. Kulihat Airin memejamkan matanya sambil menggigit bibir, sekali sentak kontolku amblas masuk kedalam liang nonok Airin.

Saat itulah Airin merintih dan secara refleks tangannya memelukku, kubalas pelukannya dan kucium bibir Airin yang tebal dan merekah itu, sengaja aku membiarkan kontolku mentok terbenam didasar nonoknya karena aku menunggu agar dia yang menggoyangkan pantat untuk merasakan enaknya kontolku, aku hanya menciumi dan menggigiti bibirnya sambil tanganku meremas remas susunya yang kenyal dan montok itu, benar saja tak lama kemudian mulai kurasakan goyangan pantat Airin berusaha untuk menepatkan ujung kontolku dibagian yang paling sensitif didalam nonoknya, awalnya pelan pelan kurasakan ujung kontolku digosok gosok dinding rahim Airin, lama kelamaan gosokan itu makin keras dan akhirnya menggila karena Airin yang sudah hilang sungkannya sekarang benar benar menggoyang pantatnya agar supaya terasa nikmatnya, aku sendiri begitu melihat Airin sudah bereaksi langsung kupacu kontolku dengan gerakan memutar juga untuk mengimbangi Airin, seperti dugaanku, nonok Airin tidak terlalu peret, bahkan boleh dikatakan longgar, namun nikmatnya berpetualang menyebabkan persetubuhan ini benar benar terasa lain, apalagi Airin sangat pandai membuat ujung kontolku seperti digerus setiap kali mentok didasar nonoknya.

Kami sama sekali tak ada niatan untuk berganti posisi karena yang kami kejar hanyalah puncak kenikmatan yaitu memancarnya air mani kami secara bersamaan.

Suara kontolku yang keluar masuk diliang berkecipak karena liang Airin sudah penuh dengan lendir yang membuat liang Airin jadi becek nggak karuan. Airin sendiri yang sudah seperti orang kesurupan tanpa sungkan menjilati dadaku dan kadang kadang menggigit pundakku, rasa geli yang mengumpul diujung kontolku membuat aku jadi tak tahan lagi, dengan melenguh keras kusemprotkan air maniku sementara itu Airin sendiri juga mencengkeram pundakku dan menjepitkan kedua kakinya kepahaku, dia juga mencapai puncak kepuasannya.

Kubiarkan saja Airin yang kelelahan terbaring lemas sambil memejamkan matanya, kuperhatikan cuping hidungnya penuh dengan bintik keringat, wajahnya yang cantik membuat penampilannya sangat anggun, aku tak tahu apa yang terjadi dalam rumah tangganya, apakah Hendro tahu semua ini, dan mengapa Airin begitu berani memasukkan laki laki disiang hari bolong seperti ini, kenapa tak ada yang dikhawatirkannya, aku menduga pasti ada sesuatu yang misterius dirumah ini, tetapi aku tak perduli, karena urusanku hanyalah dengan Airin sendiri dan kalau boleh dikatakan lebih khusus lagi dengan nonok Airin yang membuat birahiku jadi naik itu. Ketika membuka matanya, wajah Airin langsung merona merah, dia sangat malu kepadaku dengan semua ini katanya "Roy, kamu jangan bilang pada Hendro ya, aku malu sekali lho" Aku tak menjawab hanya kucium bibirnya yang tebal dan merangsang itu.

Airin berkata lagi " Tak nyana lho Roy kalau kamu mendadak muncul, bikin aku jadi kaget sekali "

"Roy kapan kapan kita keluar saja ya, apakah Novie juga mengerti kalau kamu jagoan seperti ini ?" Aku hanya tersenyum saja

" Ayo deh aku pulang dulu ya, entar kalau Hendro datang bisa gawat nich, kemana cowok tadi Rin ?" Airin menjawab kalau cowok tadi sudah disuruhnya pulang. Airin langsung berdiri dan memakai dusternya serta mengantarku kedepan. Aku sengaja tak mau bertanya macam macam, tetapi aku percaya bahwa Airin juga tahu kalau Hendro juga suka main perempuan jadi scorenya draw. Aku menaiki mobilku sambil tersenyum sendiri karena teringat akan pengalamanku dengan istriku Novie.

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Airin Ketangkap Sedang Bercinta Dengan Pria Lain Terbaru

Juli 30, 2018 Add Comment

Tukar Istri

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Tukar Istri Terbaru

Akhirnya kuselesaikan juga tugas dinasku selama 4 bulan penuh di Australi. Aku pulang mem-bawa setumpuk laporan hasil kerja yang nantinya kuserahkan pada boss. Beruntung tadi malam aku masih sempat jalan jalan di pusat kota Perth dan tak lupa mengunjungi sex shop terbesar disana seperti yang dipromosikan teman teman. Kubeli beberapa sextoys dan puluhan dvd bokep sebagai cenderama- ta buat istri tercinta dan beberapa kolega. Harganya relative lebih murah dibanding beli di dalam negeri.

Tukar Istri
Tukar Istri
Pukul 6 pagi waktu setempat aku terbang kembali ke negeri tercinta. Setelah transit dibeberapa bandara akhirnya jam empat sore aku mendarat dibandara A Yani. Setelah kudapatkan semua barang bawaanku, aku selekasnya beranjak keluar. Kulihat istriku berdiri di ujung koridor. Mengenakan kaus ketat tanpa lengan yang dipadu blouse mini setengah paha membuat ia terlihat sangat cantik dan meng gairahkan. Ada sebatang rokok tergamit di jarinya. Kami berpelukan sejenak melepas setumpuk kerinduan. Lalu kukecup bibirnya. Setelah itu aku bermaksud mengajaknya pulang.

“ Kenalin dulu, Ko! ini Haris….” Ujar istriku menunjuk pada seorang pria muda yang berdiri tepat disisinya, sembari menghisap dalam dalam rokok A mild mentholnya.
“ Jay…” kataku sambil mengulurkan tangan.
“ Haris” balasnya.
“ Jemput siapa nih, RIs?”
“ Justru gue lagi nunggu jemputan, Bro…. Sejak tadi gue kontak kantor cabang tapi engga nyambung terus. Linenya lagi rusak kali “
“ Dimana sih tujuan elu?”
Dia menyebut sebuah kantor di jalan Gajah Mada.
“ Kebetulan itu searah dengan kami…. Mau ikut?” aku menawarkan diri.

Haris setuju lalu kami berjalan menuju tempat parkir. Sepanjang perjalanan selama yang memakan waktu kurang lebih duapuluhan menit kami saling ngobrol saling mengakrabkan diri. Ia ternyata dari Indonesia Timur. Seorang manager pada sebuah perusahaan pembiayaan yang berpusat dikotaku ini. Meski warna kulitnya hitam keling namun terlihat wajahnya sangat ramah dan bersahabat. Ia tidak ganteng tapi cukup menarik. Haris bilang kalau dua tiga tahun sekali ia harus terbang kekantor pusat untuk memberi laporan hasil pekerjaannya dikantor cabang di NTT sana. Kuturunkan dirinya tepat didepan gedung yang ditujunya. Dan sebelum berpisah kami sempat bertukar nomor hape. Kemudian aku meneruskan perjalanan kerumah.

“ Kayaknya sekarang kamu banyak berubah deh Say….” Ujarku.
“ Maksud Koko?” tanyanya sembari mengerinyitkan dahi.

Lalu aku sampaikan padanya kalau dulunya istriku tidak suka mengenakan pakaian yang sexy ditempat umum kecuali di acara pesta. Dulu ia juga bukan pecandu rokok. Dan dulu ia kurang welcome dengan orang asing tapi tadi kayaknya ia begitu cepat akrab dengan Haris seperti sudah kenal bertahun tahun saja.

“ ahh…Koko terlalu sensi saja…. Tapi bolehkan kalau aku sedikit merubah gaya?” tanyanya sembari menghembuskan asap rokoknya yang segera terhisap keluar lewat celah jendela mobil yang sedikit dibuka.

“ Iya engga apa apa toh, Say! Aku malah tambah suka koq! Kamu jadi terlihat semakin sexy dan menggemaskan aja sekarang! Oh ya…. Ayo cerita dong petualanganmu selama kutinggal!”
Kemudian dengan polos Kiki menceritakan semuanya. Bagaimana ia dikerjai disebuah ruang karaoke, lalu pengalaman bercinta dengan Mark, lalu pengalaman ber three some bersama Mark dan istrinya. Dan beberapa petualangan lain. Saat menyimak pengalaman istriku bukannya aku menjadi jealous malahan aku menjadi begitu horny. Sudah tidak waraskah diriku???.

Begitu sampai dirumah, aku selekasnya menarik masuk Kiki kedalam kamar. Saat itu aku benar benar sedang kasmaran. Kudekap dirinya. Menciumi bibirnya lehernya dan sepanjang lekuk tubuhnya. Satu persatu kupereteli pembalut ditubunya hingga ia telanjang bulat. Kubalikkan tubuhnya. Kulingkarkan tangan pada pinggangnya lalu kuciumi punggungnya. Ia meraih tanganku untuk mengajakku berbaring diranjang. Kuusap usap pipinya , dagunya lalu kuraba lekuk payudaranya yang sangat montok dan kencang.

Kiki meraih bajuku kemudian melepasinya. Ia mulai menciumi dadaku yang sedikit ditumbuhi bulu. Kami bergulingan diatas ranjang….. saling menyentuh, menjilati, dan menghisap. Aku berguling diatas tubuhnya lalu menyurukkan muka tepat diselakngannya. Kuamati memeknya telah basah memerah dan menganga lebar penuh hasrat birahi. Kujulurkan lidah kedalam, menggerakannya berkeliling, dan menggetarkan dinding dinding memeknya. Saat kugelitikkan lidahku Kiki melengkungkan punggung penuh rasa nikmat dan kulakukan terus menerus sampai lendir birahinya membanjir keluar.

Kutindih tubuhnya sambil melesakkan batang kemaluan yang sudah sangat tegang itu kedalam liang syurgawinya. Kugerakkan pinggul naik turun dengan sangat cepat seperti sedang kesetanan saking ka ngennya diriku padanya. Aku terus memompa seperti gerakan sebuah piston main lama makin cepat…. Kiki mencapai puncaknya sambil mengangkat pinggulnya keatas. Ia dekap erat erat diriku seolah olah sangat takut kehilangan.

Selanjutnya ia dekatkan mulutnya ke batang kemaluanku. Ia keluar masukkan dengan sangat gemas. Ia juga menghisapinya dengan rakus. Sebelum aku mencapai klimaks, kutarik tubuhnya dan menempat kannya diatasku. Ia mengggoyangkan pantatnya maju mundur seperti sedang menggilas pakaian. Saat itu ia tanpa sadar merendahkan tubuhnya kedepan sehingga aku dapat membenamkan mukaku kedalam belahan payudaranya dan dengan bebas dapat menghisap putingnya. Istriku terus bergerak. Aku juga mengehentak hentakkan pinggul dari bawah. Sangat liarrrrr… sampai tubuh kami berge-tar dan bersama sama memancarkan cairan orgasme.

Kami beristirahat sebentar saling ngobrol sambil merokok. Kuminta istriku bercerita lagi tentang petua langan asmaranya dengan pria pria lain. Ada setidaknya 6 orang lelaki yang pernah berkencan dengannya. Wuih! Ternyata istriku menjadi pecandu seks juga sekarang. Hanya dalam waktu empat bulan saja. Dan kembali aku menjadi sangat terangsang saat mendengarkannya. K0ntolku yang semula loyo berangsur mulai menengang dan mengeras.

Kami saling merapatkan bibir, berpagutan, saling meraba dengan tingkat perangsangan lembut. Kugelitik payudaranya dan menghisapi putingnya. Aku terus meremas dan merangsang buahdadanya sampai putingnya berdiri mengeras. Lalu beralih pada selakngannya. Kulumat dan kucumbu bagian tubuhnya yang sangat kurindukan siang malam selama empat bulan. Bulu bulu kemaluannya yang tumbuh lebat masih terawat dengan baik. Aroma khas memeknya juga masih menjadi bau yang menya lakan nafsu birahiku. Liangnya sudah merekah bagai kelopak bunga tampak becek dan sangat licin karena lendir cintanya yang deras mengalir keluar. Kukitari bibir liang itu beberapa saat sebelum ku gelitiki klitorisnya dengan ujung lidah.

“ Ooooh! Ayolah, Koooo! “ ujarnya penuh tuntutan.

Kutarik tubuhnya membuatnya merangkak membelakangiku. Kubenamkan k0ntolku dari belakang. Zakarku menepuk nepuk pantatnya setiap kali aku memompa memeknya. Kunikmati denyutan denyut an dinding memeknya yang membuat tusukanku bertambah nikmat ribuan kali. Kiki terus mendesah. Setiap kali ia mendesah lebih keras aku mendorong k0ntolku lebih dalam. Aku mengakhiri perjalanan birahinya dengan sebuah desakan kuat dan sedalam dalamnya.

“ Aaaaaagggggggccc……………!” Kiki memekik penuh kepuasan.

Kutarik tubuhnya ketepi ranjang. Menelentangkan disana. Lalu kunaikkan kakinya keatas bahuku. Dalam posisi berdiri kumauki memeknya kembali. Kiki menggoyangkan pinggulnya secara mendatar setiap kali aku mendorong batang kemaluanku. Semakin lama goyangannya semakin menghentak hen-tak. Liang senggamanya memang luarbiasa nikmatnya sehingga aku ingin menikmatinya semalaman. Namun karena sudah sangat terangsang akhirnya kami sama sama menjerit penuh ketegangan disertai memancarnya lendir orgasme kami dalam waktu yang hampir bersamaan.
2 hari kemudian…..

Siang itu Kiki menelpon saat aku sedang menyelesaikan laporan di kantor. Tidak seperti biasanya. Pasti ada hal yang special pikirku. Ternyata memang benar adanya.

“ Ko….. tadi Haris kontak ke hapeku. Ia bilang kalau pesawatnya dicancel sampai besok sore… Dia juga bilang lagi kesulitan mencari hotel untuk sekedar transit……… Kalau…………”
“ kita suruh ia nginap dirumah aja bagaimana, itu khan maksud elu?” potongku.
“ Iya…ya Ko….… kasihan khan kalau ia bener bener ga dapat hotel?” jawab istriku yang tiba tiba menjadi sangat perhatian.
“ Kasihan dia apa kasihan kamu, Na? Apa kamu pingin nyoba pisang hitam panjang nih?”
“ Engga…engga! Masa Koko berpikir begitu sih?……Gimana Ko, boleh engga Haris kita suruh nginap dirumah?” kata istriku terus membujuk.
Akhirnya aku menyerah juga.
“ Ya bolehlah kalau kamu emang menyukainya”
“ Kamu memang suami yang luarbiasa Kooo……! Trim’s ya….. I love you! Cup! Cup!Cup!”
Lalu telephone diputus. Saat itu jam satu lewat duapuluh menitan. Akupun sibuk meneruskan pekerja anku. Sekitar jam empat mendadak aku pingin nelpon ponsel istriku sekedar menyapanya. Tapi sedang tidak diaktifkan. Kucoba beberapa kali namun tetap tidak bisa. Lalu kucoba menghubungi kantornya . Kebetulan aku sudah mengenal operator yang bertugas saat itu.
“ Hallo Shanti! Kiki ada?”
“ Engga tuh Mas Jay. Hari ini doi cuman dating lalu berpamitan mau jenguk famili yang sakit”
Hah? Family sakit? Apa pula ini??? Aneh…….!
“ apa engga jalan bareng toh Masss?” Tanya Shanti sedikit ragu.
“ Engga sih Shan… gue lagi sibuk dikantor…..okey gitu dulu, Shan……….. thank’s yaaaa”
Lalu kuputuskan kontak.
Sialan! Bener bener istriku jadi binal! Pasti ia telah bersama Haris seharian ini. Atau mungkin sejak kemarin.
“ Dasarrrr wanita gatel!” Omelku dalam hati.

Membayangkan keduanya lagi bercinta membuat aku terangsnag sendiri sehingga kucoba mempercepat pekerjaanku yang masih setumpuk. Namun baru jam setengah tujuh malam aku bisa merampung kannya.. Secepat kilat kupacu mobilku menuju rumah. Dibenakku hanya ada keiginan untuk melaku-kan three some dengan istriku dan Haris Hari sudah mulai gelap saat aku sampai. Teras rumahku sudah terang benderang oleh temaramnya lampu yang dinyalakan. Kiki keluar menyambutku. Ia menyapaku dengan senyuman yang sangat manis dan manja. Kami berciuman sejenak sebelum kutarik masuk tubuhnya.

Saat itu ia hanya mengenakan gaun tidur model kimono dari bahan satin yang dihiasi renda renda dibagian dadanya. Putingsusunya tampak menyembul dan tercetak jelas pada gaun itu sehingga dengan mudah kutebak kalau ia tidak mengenakan pakaian dalam. Masih tersisa peluh didahinya seba-gaimana seseorang yang habis berolah raga atau bekerja keras.

“ Habis kerjaaa keras nih!” sindirku.
“ AH! Koko bisa aja” sahutnya dengan pipi yang tersipu.
“ Haris dimana, Ki?”
“ Kayaknya lagi mandi….”
Kutarik tangannya menuju sofa yang ada diruangan tengah. Mengajaknya berciuman sebentar sebelum kulanjutkan bertanya,
“ lelaki itu hebat, Ki?”.
Ia tidak menjawab hanya membeliakkan mata kearahku.
“ Berapa kali kamu dapat klimaks? Enam delapan?” sambungku yang juga tidak dijawabnya.

Kembali kulumat bibirnya dan mulai menggerayangi bagian dadanya. Kiki menolak dengan halus karena ia ingin aku mandi terlebih dahulu sementara ia akan menyiapkan makan malam. Aku setuju.
Selesai mandi aku keluar menuju ruang tengah dengan mengenakan kimono mandi dan celana dalam saja. Haris dan istriku sudah ada dimeja makan menungguku. Kemudian kami bersantap malam sambil berbincang bincang mengenai banyak topic. Setlah selesai Kiki memunguti piring piring kotor untuk dibawanya kedapur sementara aku dan Haris melangkah ke ruang tengah. Aku duduk di sofa panjang sedang ia duduk disofa single diseberangku.

“ Bagaimana istriku, Ris?” tanyaku dengan nada sengaja kupelankan agar tidak terdengar oleh Kiki yang masih sibuk mencuci piring.
“ Luar biasa, Jay! Elu bener bener suami yang sangat beruntung punya bini secantik dia…. “
“ Berapa kali kalian melakukannya?”
“ Mungkin lima atau enam kali aku engga ingat… soalnya “V” bini elu sungguh sangat nikmat kenyal dan pulennnn…. Belum lagi servicenya yang benar benar luarbiasaaa…. Aku jadi ketagihan be-rat padanya!”
“ Sialan kalian! Lagi ngomongin gue yaaa!” omel Kiki yang mendadak telah beridiri di sisiku. Ia lalu kutarik duduk disebelahku.
“ Haris bilang aku suami yang beruntung punya bini sesempurna dirimu, Say….” Ujarku.
“ Biasa lelaki kalau ada maunya pasti ngumbar rayuan mauttt”
“ Bukan gitu Ki…. tapi emang kamu istri yang sangat sempurna…..” lanjutku seraya menempel kan bibir kebibirnya.

Istriku kembali menolakku dengan halus karena ia mengusulkan untuk lebih dulu menonton dvd porno yang kubeli di Perth tempo hari. Aku kembali setuju. Dan dengan santai kami nikmati adegan adegan penggugah nafsu itu bertiga. Belum sampai selesai film yang kami tonton ketika kulihat Kikimulai tidak tenang duduknya. Berkali kali ia geser geser dan ubah ubah posisi kakinya sepertinya ada sesuatu yang aneh dipangkal pahanya.

Kuciumi lehernya sambil merabakan tangan pada tonjolan buahdadanya yang masih terbalut kimono satinnya. Kali ini istriku tidak menolak. Bahkan ia sangat menikmati ciuman dan remasanku. Putingnya menjadi semakin mengeras dan semakin menyembul. Dengan sangat gampang kutarik lepas tali pengi-kat kimononya kemudian menyibakkan ujung ujungnya kekanan kekiri. Kutatap dengan penuh kekagu man kedua payudaranya yang montok dan ranum sebelum kujilat jilat serta kuhisapi. Ketika kuselipkan tangan pada pangkal pahanya kutemukan sebuah celah yang sudah sangat becek penuh lendir birahi.

“ Uuuhhhhfsss……….” Desahnya perlahan namun terdengar sangat nikmat.
Kiki meraih kepalaku lalu mengiringnya kearah selakangannya. Akupun menurut. Sembari bergerak kuciumi setiap bagian tubuhnya yang kulewati. Perutnya. Pusarnya. Bulu bulu kemaluannya yang lebat. Dan bongkahan memeknya yang membulat sempurna bak cangkang penyu. Kutelusuri bibir liang yang telah terkuak lebar itu kemudian kujulurkan lidah menggelitik kelentitnya yang telah sangat menonjol.

Istriku menggerinjal serta melenguh sangat nikmat setiap aku melakukannya.
Haris bangkit mendekati kami dengan tubuh yang sudah bertelanjang bulat. Batang kemaluannya yang hitam panjang dan kekar itu terlihat sudah sangat tegang. Mendongak minta jatah. Ia mengajak istriku berciuman. Tanganya mulai meremas remas buahdada istriku sementara tangan istriku telah menggeng gam batang kemaluannya.

Kujulurkan lidah dan kubenamkan berulangkali pada liang yang tanpa ujung itu. Kutusuk tusukkan sambil menikmati setiap aliran lendir asmaranya. Desah mulut Kiki menjadi semakin keras terdengar.
Haris bangkit menyodorkan kemaluannya kemulut Kiki. Batang sepanjang duapuluhan centi itu disam- but istriku dengan lidah yang terjulur. Lalu dengan sangat lahap istriku mulai mengulumnya.
Kusibakkan kimono mandiku dan memelorotkan celana dalamku. Kugenggam dan kuurur urut otot sepanjang limabelas centi yang meyembul diantara pahaku sambil menyaksikan istriku sedang melu-mat k0ntol hitam Haris yang panjang itu penuh nafsu. Aku menjadi semakin terangsang dan ingin segera menyetubuhi istriku. Kuangkat kedua kakinya kemudian kudorong batang kemaluanku kedepan mem-benamkannya dengan penuh perasaan kedalam liang syahwatnya.Sambil menikmati setiap gesekan lem but dengan dinding dinding dalam memeknya. Inci demi inci. Sekonyong konyong aku disergap berjuta juta gelombang kenikmatan selama proses pemasukan itu. Bermula dari ujung k0ntolku lalu menjalar kebatangnya….. lalu menyebar keseluruh bagian tubuhku.
Selanjutnya kucoba mengeksplorasi kenik-matan yang lebih besar dengan tak henti hentinya menggali….. menggali….. dan menggali liang itu lebih dalam lagi. Sementara itu istriku masih asyik mengulum black banana yang ada dalam genggam- an tangannya. Kiki terus menerus mengerang nikmat saat tubuhnya bergoyang maju mundur diom-bang ambingkan gelombang birahi yang kuciptakan. Kemudian ia mengejan. Seluruh otot ditubuhnya berkontraksi hebat saat dirinya dilanda puncak ketegangan. Ia menjerit panjangggg pada saat badai orgasme tiba tiba meledak dan menyambar dirinya!. Cairan kenikmatannya memancar dan melumasi seluruh batang ke-maluanku yang masih terbenam disana.

Kami berganti posisi. Aku duduk disofa sedangkan Kiki menyurukkan mukanya keselakanganku, ia menghisapi dengan lahap batang kemaluanku yang masih basah kuyub oleh lendir orgasmenya. Haris giliran yang menyetubuhi istriku dari belakang. Benda sepanjang sembilan inci itu digerakkan masuk keluar dengan sangat cepat. Terdengar suara “ plok!plok! plok!” setiap kali zakar Haris menepuk nepuk pantat istriku.

“ Oooghttt….oooghffff….” desah istriku tanpa melepaskan batang kemaluanku dari mulutnya. Dan setiap kali istriku mendesah lebih keras Haris melesakkan batang kemaluannya lebih dalam lagi. Haris tidak membiarkan dirinya segera mencapai puncak. Ia menarik diri lalu menelentangkan tubuh is-triku diatas sofa. Ia buka kedua kaki istriku lalu menaikkannya keatas bahunya sambil membenamkan kembali batang kemaluannya. Keduanya bergerak dalam irama yang selaras melaju dengan pasti menu-ju ke puncak tertinggi. Istriku tampak begitu menikmati setiap hujaman kemaluan Haris. Ia menyambut dengan goyangan pinggulnya yang menghentak hentak. Denyutan nikmat yang diciptakan Kiki mem-buat Haris tambah bersemangat. Ia percepat gerakan keluar masuknya seperti sedang memacu seekor ku-da balap. Terdengar napas keduanya terengah engah saling mengerang dan melenguh penuh nikmat.

Beberapa menit kemudian istriku kembali memekik penuh kepuasan sambil mendekap erat erat tubuh Haris. Sementara itu Haris masih memompa dengan sangat cepat berusaha secepatnya mencapai klimaks. Beberapa detik sebelum terjadinya pancaran klimaks, Haris mencabut k0ntolnya kemudian menghampiri wajah istriku. Ia merancap dengan sangat cepat sampai terdengar lenguhannya yang keras ketika ujung batang kemaluannya menyemburkan cairan kental berwarna putih pekat yang sengaja diarahkan kebibir Nana. Setelah mereda, istriku kembali menjilati ujung kemaluan Haris sampai bersih.

Aku sejak tadi hanya bisa berdiri menyaksikan pergulatan keduanya sambil mengurut urut batang kema luanku sendiri. Melihat celah memek Kiki yang menganga dan mengkilap karena lendir birahinya mem buat aku sangat terangsang dan ingin memasukinya. Selanjutnya ku tancapkan dengan sangat bernafsu. Meskipun liang senggama itu kini terasa sedikit longgar namun tetap saja mampu memberi rasa nikmat yang luar biasa. Kulumat liang itu dengan sangat bergairah.

Kiki kembali menggoyang pinggulnya membuat liang memeknya bertambah nikmat ribuan kali. Aku semakin kesetanan saat menyetubuhinya. Apa yang kulakukan rupanya menyebabkan menyalanya kem bali gairah istriku. Sehingga kini kami berdua saling menuntut kepuasan puncak dengan saling mengge sek dan meraba. Sekian menit kemudian kupercepat gerakan pinggulku saat terasa desakan sangat kuat diujung k0ntolku. Istriku memekik dengan keras ketika ia lebih dahulu sampai di puncak. Nyaris berbare ngan kurasakan ujung k0ntolku bergetar hebat. Sehingga kucoba menekan pinggul lebih dalam lagi. Akhirnya batang kemaluanku menggelepar gelepar sembari memuntahkan cairan kenikmatan dalam ju mlah yang sangat banyak diantara himpitan liang memek Nana. Saking banyaknya hingga meluber kelu ar dan meleleh diatas sofa.

Setelah membersihkan diri, kami melanjutkan permainan didalam kamar. Secara bergantian aku dan Haris menggarap memek Nana. Malam itu belasan kali istriku mencapai klimaks disertai jeritan panjang penuh kepuasan.

Walau nikmat kadaangkala ada perasaan cemburu ketika istriku di entot cowok lain, tapi ketika aku ngentot istri pria lain perasaan itu hilang dan terobati dengan sensasi seks yang ku dapat dalam cerita ini.

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Tukar Istri Terbaru

Juli 05, 2018 Add Comment

Bercinta dengan Istri Pembeli Mobil

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Bercinta dengan Istri Pembeli Mobil Terbaru

Cerita ini terjadi ketika aku bekerja pada sebuah dealer otomotif di Jakarta. Ketika itu aku berumur 24 tahun. Pada saat pertama kali menjadi salesman kendaraan bermotor terutama jenis sedan, aku mulai mencari pelanggan di daerah pondok indah. Karena kendaraan yang aku jual termasuk kelas atas, maka tentunya lokasi ini yang paling cocok. Kebetulan aku diberitahu temanku , kalau temannya yang bekerja sebagai pilot sedang mencari kendaraan. Setelah diberi tahu rumah temanku tersebut, aku langsung meluncur menuju rumah yang dimaksud. Rumah tinggi dengan pagar berwarna hijau muda, demikian temanku memberikan tanda-tanda rumah tersebut.

Bercinta dengan Istri Pembeli Mobil
Bercinta dengan Istri Pembeli Mobil
Aku segera memarkir kendaraanku di depan rumah. Bel kutekan, dan kemudian keluarlah seekor anjing herder menyambutku."Hhhrrr.... gukk.. ggukkk.... hrr...". Wah sempat ciut juga nyaliku. Kemudian tak berapa lama kemudian keluar seorang bapak memanggil berteriak..."Jeffry... jeffry... masukk...", katanya.Wah keren banget nama si anjing ini. Aku jadi inget temenku di kantor yang bernama jeffry, untungnya dia nggak gua ajak ke sini. Kalo gua ajak bisa- bisa marah sama yang punya anjing." Cari siapa pak?" tanya pak tua penjaga rumah." Pak Dedi ada?" tanyaku." Ada pak, lagi di dalam, silahkan masuk" katanya sambil membuka gerbang rumah.Kemudian akupun masuk dan duduk di teras rumah. Tak berapa lama kemudian seorang bapak yang kira - kira umurnya 35 tahunan, keluar dan menemuiku." Dedi " katanya sambil menyalamiku." Denny " kataku sambil balas menyalami." Ini pak, saya mau menawarkan mobil BMW yang seri..."" Oh ya ..saya sudah tau, saya udah ditelpon Diana kemaren " katanya memotong pembicaraanku." mm..oh ya..? .ini brosurnya pak.dan bapak bisa lihat - lihat spesifikasinya." kataku.Pak dedi menerima brosurku dan membacanya sekilas." Begini dik denny, saya mau ke Amerika selama 2 minggu ini, untuk urusan lanjutnya istri saya saja yang ke showroom" katanya.Kemudian dia memanggil istrinya..." Venn, sini bentar sayang....". Wah, mesra banget nih pak Dedi.Tak lama kemudian seorang wanita datang." Ini loh Venn, saya kan udah janji mau kasih hadiah ultah ke kamu, nah pak Denny ini yang dari showroom, nanti kamu yang urus semuanya yah, selama papa ke Amerika." Kata pak Dedi kepada istrinya."Ok pah" katanya sambil mengulurkan tangannya ke arahku."Venny.." katanya. Wah halus banget tangannya. Sebagai gambaran, Veny istri pak Dedy ini tingginya sekitar 160 an, body sexy , rambut sebahu, wajah cantik mirip bintang sinetron WG, umur sekitar 32 tahunan, dada sekitar 36B."Oh ya.kalo gitu , besok ibu saya persilahkan ke showroom kami" kataku sambil menyerahkan kartu namaku."Pak, saya mau permisi dulu, besok ibu kami tunggu di showroom " kataku sambil mejabat tangan pak Dedi.Dan akupun meluncur kembali mencari prospek yang lain.Selama dalam perjalanan pulang terbayang -bayang selalu wajah bu Venny yang cantik, bodynya yang sexy..mmmm..Tulait.tulait.tulait ..bunyi HP ku membangunkanku dari tidur. Wah udah jam 07.00 pagi."Selamat pagi, bisa bicara dengan pak Denny? " kata suara di seberang."Yah, saya sendiri..." kataku."Pak Denny, ini Venny, yang mau ke showroom bapak...nanti saya datang jam 10 an pagi yah..." kata suara merdu itu."Ok deh bu, saya tunggu nanti." jawabku kegirangan."Tapi pak, mm.... sopir saya lagi pulang kampung, dan pak Dedy sudah ke amrik tadi pagi, bisakah bapak kesini? Maaf ya pak, kalo tidak menganggu." katanya."Wah bener juga, ntar kalo mobilnya langsung dibawa siapa yang nyetir yah?" pikirku."Ok deh bu....saya segera ke sana " jawabku."Makasih pak, saya tunggu yah, bye " katanya. Kemudian telpon ditutup.Wah pucuk dicinta ulam tiba......Akupun segera mandi dan membawa kijangku menuju rumah bu Venny.Tak usah berpanjang lebar..akhirnya aku antar bu Venny menuju showrom."Pak Denny udah nikah?" tanyanya membelah kebisuan."Belum bu, Ibu udah berapa lama nikah sama pak dedy? Tanyaku"Ooo...belum toh, udah 6 tahun ini nikah sama pak dedy " katanya."Putranya berapa bu? " tanyaku. Bu venny terdiam sebentar."Belum punya dik,....habisnya bapak sering ke LN" katanya.Wah kasihan bu Venny ini, udah lama nikah belum punya anak juga, sering ditinggal pergi pasti kesepian, pikiranku udah mulai ngeres.Tak lama kemudian sampailah ke showroom, dan bu Venny jadi membeli mobil tersebut.Dua hari kemudian, sore hari saat aku pulang kantor, telpon berbunyi."Selamat sore dik Denny, bisa ke sini sebentar? Saya mau menanyakan surat- surat mobil yang kemaren" katanya."Memang kenapa bu? " jawabku."Yah kesini bentar aja dik, ibu tunggu loh" katanya."Baik bu " jawabku.Akupun langsung meluncur ke rumah bu Venny. Sampai di depan rumah pagar sudah terbuka, dan mobilku disuruhnya dimasukkan ke dalam saja, katanya banyak pencurian mobil akhir-akhir ini.Bu Venny menyilahkan aku masuk dan menutup pintu depan. Keadaan sepi saat itu, sepertinya tidak ada orang lagi di rumah itu.Kemudian bu Venny duduk di depanku. Dia mengenakan T- shirt, dan celana pendek. Tampak sangat cantik sekali sore itu. Dan tubuhnya harum
sekali."Ini loh dik, Ini dulu pernah ganti warna yah mobilnya...? " katanya sambil merundukkan badan. Karena T-shirtnya longgar, kelihatan sepasang payudaranya yang menggantung, membuatku jadi tidak konsentrasi pada pertanyaannya."Mm....ehh..ya bu...ada apa bu?" kataku tergagap gara - gara liatin sepasang payudaranya yang keliatan."Wah di Denny kenapa? ini loh dik, mobil ini pernah ganti cat yah?" tanyanya mengulangi sambil tersenyum simpul."Oh.iya bu.....ini kebetulan dulu punya teman saya, memang pernah dicatulang, soalnya dia suka bosenan orangnya" kataku."Ohh...gitu yah...." katanya sambil manggut-mangut.."Dik Denny, sebenernya ibu cuma mau ngajak di Denny ke sini aja kok..ngakkeberatan kan nemenin ibu." katanya. Wah makin mengarah nih bu Venny."Nggak bu..." sambil menahan nafas. Kemudian bu Venny duduk di sampingku dan meremas tanganku."Panggil aja Venny....Denny punya pacar?" tanyanya sambil memegang pundakku.Wah makin panas nih , pikirku. "Udah , tapi barusan putus" kataku sekenanya.Kemudian kuberanikan meremas tangannya kembali."Venny kesepian yah...ditingal pak Dedy...emang udah berapa hari gak gituan? " tanyaku nekat."Ah...kamu nakal deh., udah sebulan ini....." katanya sambil tersenyum genit dan memegang pahaku. Wah makin nekat nih, pikirku. Jangan dilewatkan kesempatan ini bleh..... terdengar suara setan yang telah membelenggu diriku.Langsung kucium bibir Venny....aku lilit-lilit lidahnya dengan lidahku.Sepertinya diapun mengimbangi permainan lidahku di mulutnya. Kemudian aku mulai aku raba-raba payudaranya dari permukaan t-shirt yang dikenakannya."Den...pindah ke kamar aja yookk" ajaknya.Kamipun pindah ke kamar. Luas sekali kamarnya, ukurannya 6x6 m. Ada springbed, home theatre, dan kamar mandinya. Akupun sudah nggak tahan lagi untuk mengeksplorasi setiap jengkal tubuh Venny.kubuka kaos yang dikenakannya, langsung aku kulum dan jilatin putingnya yang sudah mengeras."Mmmm... mmmmm... mmmm.... hhsss.... aaahhhh... mmm" hanya desahan-desahan itu yang kudengar dari mulut veny. Kemudian aku mulai ciumin lehernya yang jenjang, tanpa meninggalkan sejengkal pun. Aku jilatin lagi putingnya sambil meremas pelan-pelan setiap sudut sudut payudaranya. Sambil dia berdiri aku jilatin pusernya. Vennypun kelihatan mulai tak tahan lagi, dia pegangi rambutku sambil mendesah - desah tak karuan. Kemudian aku rebahkan dia di springbed. " kamu buas banget deh den.....hhh" katanya sambil tersenyum genit.Kemudian aku angkat kakinya ke atas, aku jilatin jari - jari kakinya yang halus dan bersih, aku jilatin betisnya, sambil meraba - raba pahanya. Betisnya sangat halus dan terawat, begitupun dengan pahanya. Kemudian aku buka celana pendeknya , dan kangkangin kakinya membentukk huruf V. Wah ternyata dia nggak pake celana dalam. Kayaknya memang sudah persiapan buat ML. Kemudian aku jilatin jembutnya yang tipis dan rapi menghiasi kemaluannya ."Ahh Denn.... mmm... hhhh.... ahhhhh.... mmmm" hanya itu yang keluar dari mulut Venny ketika kujilati memeknya. Kemudian aku jilatin bibir memeknya atas bawah bergantian dengan pelan dan pasti. Tak kusisakan sejengkalpun untuk mengeksplorasi bibir memeknya."Oohhhhhhh... mmmmm...... ahhhhh... dennyymmm.... sshhh... mm......:" hanya itu yang berkali kali terdengar dari mulut Veny.Aku jilatin clitorisnya sambil aku lilit dengan lidahku keras-keras."Ahhhh dennnn... laggiii... mmm..... dennnn.. ahhhh..." makin ngak jelas desahannya. Aku terus jilatin clitorisnya... aku masukkin jariku ke dalam memeknya dan aku keluar masukkin, sambil terus menjilatin clitorisnya." Ahhhh... mmmmm...... mm..ooohh... Dennnn.. aahhh..... kammu... apaiinnnn.. mmmemekku.... ohhhhh. " katanya sambil mendesah desah nggak karuan dan menggoyang goyangkan pinggulnya kiri kanan.Aku lebih intensifkan jilatanku dan diapun mulai memegang - megang kepalaku dan akhirnya........"Aahh.... denn... akkkuu....... nyammmpeee.. aaahh....... ahhhhhh.... mmm" katanya sambil membenam- benamkan mukaku ke memeknya. Terasa cairan membasahi lidahku........ dan kemudian dia bangun dari posisinya dengan wajah berkucuran keringat. Dan payudaranya pun mengkilap basah oleh keringat, membuatku makun terangsang."Denn.. kamu hebattt... belum pernah aku merasakan seperti ini" katanyasambil memelukku."Terima kasih yah Den, sering- seringlah kamari. Aku selalu menunggumu..." bisiknya. TAMAT

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Bercinta dengan Istri Pembeli Mobil Terbaru

Juli 05, 2018 Add Comment

Silaturahmi Keluarga

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Silaturahmi Keluarga Terbaru

Hallo para semproters, ketemu lagi sama selly, mau cerita lagi, sama kejadian selly alamin pas long weekend 4 hari kemaren. jadi ceritanya aku sama suami diajak liburan bersama keluarga besar suami di bali, berangkatlah kami sejak hari senin, suami ambil cuti dari kantor.

Silaturahmi Keluarga
Silaturahmi Keluarga
di ubud, pakde kami telah menyiapkan sebuah villa besar yang isinya ada beberapa cottage dan kolam renang, untuk keluarga besar kami, karna sebagian besar datang baru hari kamis, maka suasana villa masih sangat sepi, hanya ada aku dan suami, dan satu keluarga pakde saya.

suasana ubud yang begitu damai, membuat saya dan suami terbawa suasana, kami bercinta mungkin ada 3 kali sehari hihihi..tak ada yang lebih nikmat daripada ML dengan suami sendiri

hari rabu, banyak keluarga yang berdatangan, suasana makin rame, tapi karna villanya begitu besar, kami mendapatkan cottage masing2.., kira ada 5 keluarga yang menginap, salah satunya adalah mertua saya, adik2 ipar, dan ada pakde2 aku sama istrinya.

di ubud memang tidak ada jadwal yang pasti, karna tujuan kami disini memang untuk kumpul2 keluarga dan bersantai, jadi lebih banyak kami habiskan di dalam villa, berenang seharian, duduk2 dan ngobrol..

hari kamis pagi sehabis ML dengan suami, aku pergi ke kolam renang, suami memilih kembali tidur, karna masih jam 6.30 pagi..,

ketika di kolam renang..

“selly..” ..oh ternyata pakdeku
“hallo pakde..,pagi2 dah berenang…”..
“ayo sell, enakk nih seger…”

pagi itu masih sepi sekali, ubud pun sedikit kabut, yang lain masih pada tidur, aku pun membuka bajuku…dan hanya memakai bikini renangku, sebelum nyebur aku oleskan lotion..hmm tampak ada sedikit bekas sperma suamiku di daerah selangkangan..aku lap pake handuk…

kemudian aku nyebur..”ihh dinginn banget ya pakdee…”, pakdeku hanya tersenyum..

tampak aku lihat pria umur 60an ini mempunyai bulu dada, rambut keputihan, dan jago berenang..

setelah melakukan 5 kali bolak balik gaya dada, aku dan pakde ngobrol di pinggir kolam..

“dingin ya sell..”
“iyaa pakdee…, eh bude mana kok ga keliatan?”
“ohh budemu pagi2 dah keluar jalan2 ke pasar ubud.., suami mu mana sel ?”
“hehehe molor lah dia pakdee…”,jawabku
“abiss tempurr yaa”,canda pakdeku…
“hahhaa tau aja pakde”…sambil aku siram pakde pake airr..

“hajar teruss yaaa…,kalo pakde sih sebulan sekali itu juga kalo beruntung bisa bangun..” kata pakdeku..

“hahaha..emang kenapa pakde, kok loyo..makanya cari yang muda2 dong”..candaku

“hahhaaa bisa aja kamu sel..,kalo sama yang muda sih lsg tegak nih..”
jawabnya

“hihihih..pakde ahh..,makna buktinyaa”..aku kaget juga kok bisa ngomong gini, takut pakdeku tersinggung…

“serius sell mau tau ?” kata pakdeku…

“hhihihih..lah kan pakde sendiri yang nawarin buktii…”

kemudian pakde mendekat ke aku…sambil tolah toleh…

“hihihi pakde kenapa kok salting gitu ?”
“anu sel”
“apaa pakdee, ya udah sini selly liat, kalo beneran bisa tegak”
pakdeku, langsung salah tingkah di mendekat sama aku, sambil masukin tangannya ke dalam celana renangnya…

dahh sinii pakdee, biar selly yang pegang..hihihi, aku pun sambil sdikit tolah toleh, masukin tanganku ke dalam CD pakdeku ini..”hmm gedee sihh pakdee, tapi kok ga mau bangun..hihihiii”…

“eh sell…”, ” gapapa pakde”..sambil aku senyum senyum, aku kasi isyarat untuk turunin cdnya..,suasana sepi berkabut tipis, memang
memacu adrenaline ku

aku pun menuntun tangan pakdeku untuk menyentuh payudaraku..
“ugghh pakde”, tangan tua sedikit kasar, mulai nakal masuk ke balik bikini ku, membuat aku terangsang.., tangan pakde mulai kencang meremas payudaraku..”aghhh…”

aku pun pelan2 mengocok burungnya…,tapi mungkin karna didalam air dingin aga susah, aku membisikin pakde ”

“pindah jacuzzi aja pakde, lebih nyempil”

ada ruangan private jacuzzi di dalam villa, tempatnya aga terpencil terhalang semak2.., kami pun keluar dari kolam renang..

“pagi bapak ibu”, aga sedikit kaget, ternyata adalah penjaga villa..
“pagi mas…” jawabku..kemudian dia pun menawari handuk kering,

kemudian kami berdua jalan menuju jacuzzi, sepi banget kira2 masih jam 7 pagi,
“ahh airnya anget pakde enak nihh..”
kemudian pakdeku pun berendam…
langsung aku deketin pakdeku.., dia pun merangkul aku, langsung aku elus dada berbulunya, sambil aku mainin putingnya..

tangan pakde pun mulai nakal menuju payudaraku..meremas2,
ada sensasi sendiri bercinta dengan orang tua…hihihihi

pakde meraih bibirku dan melumatku dengan ciuman,
“hahaha pakde masih canggih juga ciumannya..” dia hanya tersenyum

aku meminta pakde untuk duduk di pinggiran, dan melepas cdnya, sehinga aku bisa ditengah2 selangkangannya..aku pun melepas tali bikini ku sehingga payudaraku bebas dimainkan
“ayoo buka pakdee…eng ing enggg,godaku..”
pakde pun melepas cdnya.., dan wow gede jugaa!
“wahh gedee ini pakdee, ayoo dongg bangunn!”hahaha
“gini2 ini pujaan wanitaa loh sell..”hahhaha

“dah rilex aja pakde..sini aku bikin bangun..”

aku pun mulai mengulum kantung dan menjilat2 ujung kontol pakde, dan mulai pelan2 tegak ,semakin kencang aku kulum..

“ugh sell..dah lama pakde ga diginiin..”, aku makin semangat dan akhirnya kontol pakde tegak 100%..
“nahh pakdee bangun jugaa…”, sambil aku terus mengocok kontolnya..

“iya nih selll..abis kamu sihh,..”, tanpa basa basi aku lanjutt mengulum kontol pakde..

“ahh sell ahh sell..enakk,”…aku pun merasakan horny di vaginaku..,
“sluppp sluppp”
tiba2 tangan pakde menahan kepalaku untuk berhenti mem-blowjob..

“sstt…uhh sell, bentar ” pakde ga tahan nihh..hihih, maklum dah lama banget ga blowjob..

aku cuman tersenyum..”pakde mau apa lagi, mentang2 dah bisa tegak nih hahhaaa”

pakde hanya terseyum, aku pun ambil siasat, “pakde mau ini yaa?” sambil aku menunjuk ke arah vaginaku..

“ahhh itu kan punya suamimu..” sambil tersenyumm

“hihihi bebas kok pakdee, ya udah sinii, aku pun menurunkan celana ku, jadi sekarang posisi kami sama2 telanjang..

“pakde sini dibawah”, aku mengambil posisi di pinggir jacuzzi, sambil membuka vagina ku lebar2…pakdeku bingung, kemudian aku memegang kepala pakde dan menuntun ke vagina ku…

“ahhhh..uhhh” enak pakde terus jilat vagina selly pakdee…”uhh ahhh..ahhhh” aku merasakan sensasi nya, “ahhhh ahhhh” aku menahan agar suaraku tidak terlalu kerass…

“ahhh..ahhh aahhhh, pakdeee terusss,,ahhhh ahhhhh..uhhhh..” ohh ga berasa aku ingin orgasmee..”ahhh ahhh terus pakdee”, pakde pindah posisi akhirnya jarinya keluar masukk vaginaku, sambil terus mengulum pentill kuu

“ahhh..ahhh..ahhh pakdee pakdeee..ahhhhhh”, tanpa aba2 aku segera mengangkat badanku ke dan minta pakde untuk duduk di pinggir jacuzzii

pakdee..ahhh, masukin pakdee..ahhhh…,
pelan2 pakde mengarahkan kontolnya ke vaginaku…

“blessss…” ahhhh sellyyy, enakk banget memekmu….”ahhh uhhhh” sell sell , pakde ga bisa lama2 nihhh…

“gapapa pakdee…” ahhh enakk pakdee kontolnya gedeee
“ahhh uhhhh ahhhh ahhhh..” aku terus diatas pakde…

“Sell pakde mau keluar..ahhh..ga kuatt sell”..
“uhhh gpp pakde keluarinn ajaa…”
“hahh…jangan sell, masa keluar di dalam..”

“uhh pakddee udahh gpp” semakin kencang aku naik turun diatas tubuh pakdee..
terlihat payudara naik turun dimuka pakdee..

“ahhh ahhhhhh…pakdee”
“sell sell sell pakde keluarrrr….”
“creettttt creetttttttt creetttt..ahhhhh ahhh ahhhhhh” pakdeku tubuhnya bergetarrr, sambil meremmm…

“ahh pakdee..ahhhh ahhhh….” aku berhenti dan menguatkan jepitan memeku ke kontol pakde…

“ahhh…ahhhh”, kami berdua langsung lemes berpelukan, sambil berciumann

hihihhi mau lagi pakde ? godaku..sambil belum melepaskan memeku..

“hehehe gilaa kamu sell, tapi makasih yaa, rasanya sperma pakde keluar semuaa..

“iyaa nih pakdee, berasa banget banyaknyaa…”

pelan2 aku lepaskan memeku, dan terlihat beberapa sperma pakde mengambang di air hihihihi

aku pun keluar dari jacuzzi dengan telanjang, dan lansung melilitkan handuk, sementara pakde ku masih mengatur irama nafasnya..

terlihat sudah jam 8, aku pake lagi bikiniku, dan berjalan ke kolam renang, meninggalku pakdeku, yang masih senyum2 dalam jacuzzi..

“pakdee, kalo mau lagi bilangyaa…tapi jangan lupa nanti aku ditraktir yaa..hihihihi”..dan pakde hanya senyum2 aja, sambil mengisyaratkan tanda setuju

kemudian aku berjalan ke kolam renang, disana ternyata sudah ada suamiku sedang bersiap siap mau renang..

“hai honey, darimana?”..dari jacuzzi jawabku.., dan tak lama kemudian banyak anggota keluarga yang lain berkumpul di kolam renang..termasuk bude istri pakdeku…

Cerita Dewasa Hot Mesum Panas Seks Sex Silaturahmi Keluarga Terbaru

Juli 05, 2018 Add Comment